Jika diamati, ada empat klasifikasi visual yakni: (1) wujud nyata, (2) wujud setengah nyata, (3) gambar yang nyata, dan (4) gambar simbol. Dari empat klasifikasi termaksud, baik sendiri-sendiri maupun gabungan, sangat membantu proses pembelajaran. Istilah pembelajaran disini, tidak hanya mengacu pada proses belajar mengajar di sekolah, tetapi tiap upaya seseorang untuk memahami sesuatu dari luar dirinya.1. Wujud nyata
Kita dapat mengamati dan mengenali sesuatu karena melihat wujud nyata (actual reality). Dapat diamati dan dapat disentuh. Pada wujud yang nyata, seseorang dapat mengamati dimensi, ukuran, warna, teksture serta kepadatan. Dengan mengamati secara visual, pengertian dapat bertambah pada sesuatu yang berkaitan dengan benda termaksud; misalnya rasa (taste) dan bau (smell).
Para orang tua mengajarkan banyak hal kepada anak-anaknya dengan memperkenalkan sesuatu secara nyata. Benda-benda yang nyata dalam keseharian dikenalkan dan diamati. Pengenalan, contoh kegiatan yang nyata disertai petunjuk. Sing arané dhingklik, kuwé nggo njagong. Ora nggo thingkrang. Sikilmu aja déuanggahna nêng méja. Penjelasan maupun perintah lisan dilakukan untuk mengkontrol proses penalaran.

